Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Oktober 27, 2021 7:43 am

Covid-19 Meningkat di Nabire, Ini Keputusan Rapat Gugus Tugas Bersama Stakeholders

Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Nabire menggelar rapat bersama sejumlah stakehorders antara lain unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Para Asisten, Kepala Dinas Terkait, Direktur RSUD, Otoritas Bandar Udara Nabire, Pelabuhan Laut, Kantor Karantina dan sejumlah pihak lainnya di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Nabire, Senin, (5/7/21). Foto: Humas Setda Nabire

HUMAS.NABIREKAB.GO.ID – Penularan dan angka kematian akibat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Nabire dalam beberapa minggu terakhir meningkat drastis.

Berkenaan dengan kondisi ini dan mengamati perkembangan Covid-19 di Indonesia Barat, Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Nabire menggelar rapat bersama sejumlah stakehorders antara lain unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Para Asisten, Kepala Dinas Terkait, Direktur RSUD, Otoritas Bandar Udara Nabire, Pelabuhan Laut, Kantor Karantina dan sejumlah pihak lainnya di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Nabire, Senin, (5/7/21).

Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, Victor Fun, S.STP., M.Si dan Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, Daniel Maipon, S.STP; serta dihadiri oleh Penjabat Bupati Nabire, dr. Anton Tony Mote itu,  Juru Bicara Gugus Tugas  Covid-19 Kabupaten Nabire, dr. Frans Sayori mempresentasikan data perkembangan kasus Covid-19 dan upaya-upaya telah dilakukan oleh Gugus Tugas dan upaya-upaya perlu dilakukan ke depan.

Penjabat Bupati Nabire, dr. Anton Tony Mote, Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, Victor Fun, S.STP., M.Si dan Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, Daniel Maipon, S.STP saat menggelar rapat terkait Covid-1, di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Nabire, Senin, (5/7/21).

Juru Bicara Gugus Tugas  Covid-19 Kabupaten Nabire, dr. Frans Sayori menjelaskan, per 5 Juli 2021, jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia yang telah terkonfirmasi positif mencapai 184 juta. Dari jumlah itu, 3,9 juta orang telah meningggal dunia. Kasus Covid-19 di Indonesia yang telah terkonfirmasi positif mencapai 2,28 juta kasus dan dari jumlah tersebut sebanyak 60.582 orang telah meninggal dunia.

Kemudian, di Provinsi Papua, kasus Covid-19 yang tela h terkonfirmasi positif mencapai 24 ribu kasus dan 400 orang telah meninggal dunia. Sementara itu di Kabupaten Nabire, jumlah total terkonfirmasi positif  Covid-19 per 5 Juli 2021 mencapai 584 kasus, dari jumlah ini sebanyak 35 orang sedang dirawat dan sebanyak 24 orang telah meninggal dunia.

“Nabire masih berada di zona merah. Kasus kita terus naik tetapi masyarakat kita menganggap ini hal biasa. Padahal Covid-19 seperti suanggi, tidak kelihatan tetapi ada. Terutama dalam satu minggu terakhir ini meningkat, jumlah yang dirawat banyak dan pada hari Sabtu lalu 3 pasien telah meninggal dunia,” kata Sayori.

“Saat ini, transmisi lokal sudah ada dan itu penyebarannya lebih cepat. Soal varian Delta dari India perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, belum ada penelitian saat ini di Nabire,” kata dia.

Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, Victor Fun, S.STP., M.Si menambahkan, “Hampir setiap saat Klinik melaporkan kepada kami Tim Gugus adanya kasus reaktif dan terkonfirmasi positif. Ada yang telah ditangani tetapi ada juga yang karena belum ada gejala jadi tidak mau diatur, jalan-jalan. Lebih sulit lagi, masyarakat kita sebagian tidak mau divaksin.”

Dijelaskan Victor Fun, hingga saat ini, jumlah orang yang telah melakukan vaksinasi di Kabupaten Nabire adalah sebanyak 11.850 orang untuk dosis 1 bagi masyarakat umum dan sebanyak 6.275 orang untuk dosis 2 bagi tenaga medis, tenaga guru, pemuka agama, ASN. “Jadi, dari total 24.000 vaksin, yang terpakai sebanyak 19.025 dosis. Masih ada kurang lebih sekitar 4.000 dosis.”

Berkenaan dengan kondisi ini, pada rapat tersebut telah menyepakati sejumlah hal antara lain:

Pertama, perketat bandara, pelabuhan dan jalur darat. Setiap penumpang yang berangkat maupun yang datang ke Nabire wajib melakukan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksin dosis 1,  Antigen (H1) dan PCR H2.

Kedua,akan memberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat yang mengumpulkan banyak misalnya: resepsi pernikahan, acara musyawarah atau kegiatan Parpol, orientasi siswa baru/mahasiswa baru,  rapat/kegiatan pemerintah/LSM, serta kegiatan lainnya yang mengumpulkan banyak orang. Khusus tentang kegiatan peribadatan akan dilaksakan dengan jumlah terbatas dengan protokol kesehatan yang tetak.

Ketiga,pembatasan aktivitas ekonomi hingga pukul 21.00 WIT dan semua rumah makan/warung  tidak melayani makan di tempat, harus bungkus dan bawa pulang ke rumah.

Keempat, berkenaan dengan hal-hal di atas ini, secara rinci akan dibuat dalam Intruksi Bupati dan akan disosialisasikan dalam kesempatan pertama.

Kelima, Percepat pelaksanaan Vaksin.  Terkait dengan Vaksin masyarakat dapat melakukan di Puskesmas Karang Tumaritis, Puskemas Karang Mulia, Polres,dan atau datang melakukan vaksin pada  Gebyar Vaksin yang akan diadakan pada hari Jumat, 9 Juli 2021 di halaman kantor bupati Nabire.

Baca: Manfaat Vaksin Covid-19

Penjabat Bupati Nabire, dr. Anton Tony Mote mengatakan, “Pemerintah daerah akan melakukan upaya-upaya untuk menangani Covid-19 dengan segera mengeluarkan intruksi Bupati.  Kami harapkan kerja sama dari semua pihak untuk melaksankan intruksi Bupati. Kami juga minta kepada semua pihak agar tetap taat pada protokol kesehatan. Semua orang wajib memakai masker, jaga jarak, biasakan cuci tangan dan jangan takut vaksin.”(humas.nabirekab.go.id)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Berita lainnya

Salah satu aspek penting dalam pembangunan tanah Papua adalah informasi yang benar, jujur, dan obyektif, yang diperoleh melalui mekanisme yang benar dan diperoleh dari sumber yang kompeten dan kredibel serta jika dipublikasikan maka dipublikasikan melalui media jelas alamat redaksinya, ada boks redaksi di medianya, dan wartawannya jelas nama dan orangnya.” Yermias Degei, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Nabire.