Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Oktober 27, 2021 6:27 am

Gugus Tugas Covid-19 Nabire Akan Gelar Gebyar Vaksin di Kantor Bupati, 9 Juli 2021

Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Nabire menggelar rapat bersama sejumlah stakehorders antara lain unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Para Asisten, Kepala Dinas Terkait, Direktur RSUD, Otoritas Bandar Udara Nabire, Pelabuhan Laut, Kantor Karantina dan sejumlah pihak lainnya di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Nabire, Senin, (5/7/21). Foto: Humas Setda Nabire

HUMAS.NABIREKAB.GO.ID – Penularan dan angka kematian akibat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Nabire dalam beberapa minggu terakhir meningkat drastis.

Berkenaan dengan kondisi ini dan mengamati perkembangan Covid-19 di Indonesia Barat, Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Nabire menggelar rapat bersama sejumlah stakehorders antara lain unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Para Asisten, Kepala Dinas Terkait, Direktur RSUD, Otoritas Bandar Udara Nabire, Pelabuhan Laut, Kantor Karantina dan sejumlah pihak lainnya di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Nabire, Senin, (5/7/21).

Pada rapat tersebut telah menyepakati sejumlah hal. Baca: “Covid-19 Meningkat di Nabire, Ini Keputusan Rapat Gugus Tugas Bersama Stakeholders”.

Salah satu keputusan bersama pada rapat tersebut adalah melakukan vaksin massal atau Gebyar Vaksin pada hari Jumat, 9 Juli 2021 di halaman kantor bupati Nabire.
Berkenaan dengan hal itu, semua tukang ojek, semua sopir bandara, sopir angkutan umum, tenaga medis dan tenaga guru, ASN serta masyarakat yang belum melakukan vaksin agar datang dan melakukan vaksin.

Penjabat Bupati Nabire, dr. Anton Tony Mote mengatakan, masyarakat jangan terjebak dengan isu-isu tidak benar tentang vaksin ini. Vaksin itu ada beberapa manfaat.

Pertama, mencegah terkena atau mengalami gejala Covid-19 berat. Dalam dokumen Frequently Asked Question (FAQ) Seputar Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 yang diunggah dalam laman resmi Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Kementerian Kesehatan (Kemkes) RI, dijelaskan bahwa vaksinasi Covid-19 memang tidak membuat kita 100 persen kebal dari Covid-19.

Tapi, vaksinasi Covid-19 akan mengurangi dampak yang ditimbulkan jika kita tertular Covid-19. Vaksinasi adalah proses di dalam tubuh, di mana seseorang menjadi kebal atau terlindungi dari suatu penyakit, sehingga apabila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut, maka tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan.
Vaksinasi terjadi biasanya dengan pemberian vaksin. Sebagaimana manfaat dari vaksin lainnya, vaksin Covid-19 bermanfaat untuk memberi perlindungan tubuh agar tidak jatuh sakit akibat Covid-19 dengan cara menimbulkan atau menstimulasi kekebalan spesifik dalam tubuh.

Oleh sebab itu, meski sudah divaksin Covid-19, kita direkomendasikan tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes), yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak untuk mencegah penularan virus corona.

Kedua, melindungi orang lain. Vaksinasi Covid-19 bisa mencegah kita menyebarkan virus corona ke orang lain. Jika cakupan vaksinasi tinggi dan merata di suatu daerah, maka akan terbentuk kekebalan kelompok (herd immunity). Kekebalan kelompok merupakan situasi di mana sebagian besar masyarakat terlindung atau kebal terhadap penyakit tertentu sehingga menimbulkan dampak tidak langsung (indirect effect), yaitu turut terlindunginya kelompok masyarakat yang rentan dan bukan merupakan sasaran vaksinasi. Kondisi tersebut hanya dapat tercapai dengan cakupan vaksinasi yang tinggi dan merata. Sebagian besar ahli percaya setidaknya butuh 70 persen dari populasi untuk divaksin demi mencapai kekebalan kelompok.

Ketiga, menghentikan penyebaran Covid-19. Pada dasarnya, vaksinasi diadakan bukan hanya bertujuan untuk memutus rantai penularan penyakit dan menghentikan wabah, tetapi juga dalam jangka panjang mengeliminasi atau bahkan memusnahkan penyakit itu sendiri. Tujuan vaksinasi ini kiranya juga disematkan untuk penyakit Covid-19 akibat virus corona.

Keempat, membantu melindungi generasi selanjutnya Melansir Mayo Clinic, manfaat vaksin Covid-19 salah satunya adalah mencegah virus corona menyebar dan bereplikasi, yang memungkinkannya bemutasi dan mungkin menjadi lebih kebal terhadap vaksin. Dengan menurunkan laju infeksi Covid-19 dan memutus mata rantai pandemi Covid-19, kita pun dapat melindungi generasi selanjutnya dari penderitaan panjang terinfeksi penyakit ini. Hal ini terbukti dari catatan sejarah yang sudah terjadi. Dulu ada banyak penyakit yang disebabkan oleh virus bisa menyebabkan banyak mematikan. Dengan adanya vaksin, penyakit dapat dikendalikan. Jadi kita adalah generasi yang hidup dari perjuangan vaksinasi generasi sebelumnya.

Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, Victor Fun, S.STP., M.Si menambahkan, terkait dengan Vaksin ini, masyarakat yang tidak sempat datang dapat dapat melakukan Vaksin di Puskesmas Karang Tumaritis, Puskemas Karang Mulia, dan Polres. (humas.nabirekab.go.id)

 

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Berita lainnya

Salah satu aspek penting dalam pembangunan tanah Papua adalah informasi yang benar, jujur, dan obyektif, yang diperoleh melalui mekanisme yang benar dan diperoleh dari sumber yang kompeten dan kredibel serta jika dipublikasikan maka dipublikasikan melalui media jelas alamat redaksinya, ada boks redaksi di medianya, dan wartawannya jelas nama dan orangnya.” Yermias Degei, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Nabire.