Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
September 20, 2021 11:43 pm

Anton Toni Mote Dilantik sebagai Penjabat Bupati

Wagub Papua Klemen Tinal, SE, MM, ketika melantik dr. Anton Mote menjadi Penjabat Bupati Nabire. (Foto: Istimewa)

HUMAS.NABIREKAB.GO.ID –Wakil Gubernur Provins Papua, Klemen Tinal, SE, MM atas nama Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH secara resmi melantik Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura dr. Anton Tonny Mote menjadi Penjabat Bupati Nabire di Aula Gedung Negara, Dok V Atas, Jayapura, Senin (29/03/2021).

Anton Toni Mote resmi dilantik sebagai Penjabat Bupati Nabire. Pelantikan ini untuk mengisi kekosongan jabatan kepala daerah karena ada sengketa Pilkada Serentak 2020 di Nabire. Setelah sengketa , Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan agar dilakukan  Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Nabire.

Oleh karena itu, Wagub Klemen mengatakan, penjabat bupati Nabire memiliki  Tupoksi sama seperti Bupati, yakni menjalankan dan mengkoordinir penyelenggaraan pemerintahan hingga pelantikan bupati Nabire definitif.

Oleh karena itu, tutur Wagub, pihaknya minta dalam waktu kurang lebih 3 bulan kedepan, penjabat bupati melakukan koordinasi dengan penyelenggaran KPU, Bawaslu, Forkopimda dan stake holder atau pemangku kepentingan, agar PSU Nabire memiliki kualitas dan juga memenuhi administrasi yang ada.

“Penjabat bupati hanya melakukan koordinasi dan tak boleh intervensi pelaksanaan PSU, terutama menyediakan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang valid, sehingga kedepan tak ada lagi PSU, karena  bikin habis biaya,” jelasnya. (Antara/Jubi/Humas.Nabirekab.go.id.)

 

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Berita lainnya

Salah satu aspek penting dalam pembangunan tanah Papua adalah informasi yang benar, jujur, dan obyektif, yang diperoleh melalui mekanisme yang benar dan diperoleh dari sumber yang kompeten dan kredibel serta jika dipublikasikan maka dipublikasikan melalui media jelas alamat redaksinya, ada boks redaksi di medianya, dan wartawannya jelas nama dan orangnya.” Yermias Degei, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Nabire.