Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
September 20, 2021 11:13 pm

Alasan Belum Terkoordinasi, Bupati Isaias Menunda Rapat Koodinasi Pemekaran Papua Tengah di Timika

- Ketua Asosiasi Bupati Meepago sekaligus Ketua Tim Pemekaran Provinsi Papua Tengah, Isaias Douw, S.Sos., MAP. Foto: Humas Setda Nabire

HUMAS.NABIREKAB.GO.ID –  Bupati Nabire yang juga Ketua Asosiasi Bupati Meepago sekaligus Ketua Tim Pemekaran Provinsi Papua Tengah, Isaias Douw, S.Sos., MAP mengatakan,  pihaknya menunda rapat koordinasi sebagaimana undangan Bupati Mimika  Nomor 006/004/2021 perihal Undangan Rapat Koordinasi Pemekaran Provinsi Papua tertanggal 1 Februari 2021.

Pada undangan itu, rapat koordinasi direncanakan digelar pada hari Kamis, 4 Februari 2021 di Mimika. Namun, Ketua Asosiasi Bupati Meepago sekaligus Ketua Tim Pemekaran Provinsi Papua Tengah, Isaias Douw, S.Sos., MAP menunda  rapat koordinasi tersebut  karena belum terkoordinasi dengan baik kepada seluruh Bupati wilayah tengah Papua.

“Saya sebagai Ketua Tim apresiasi atas undangan yang dibagi oleh Bupati Mimika. Tetapi, kami menunda rapat koordinasi tersebut karena belum terkoordinasi dengan baik kepada seluruh Bupati Papua Tengah. Nanti kita akan agendakan dan keluarkan undangan dalam waktu dekat apakah rapatnya digelar di Nabire, di Timika atau di Jayapura,” kata Isaias, Rabu (3/2) di ruang kerjanya.

Dijelaskan Isaias, rapat koordinasi itu akan digelar dalam waktu dekat untuk menyatukan persepsi dan membicarakan hal-hal teknis terkait  kesiapan para Bupati Papua Tengah  untuk menerimaan Provinsi Papua Tangah yang telah disetujui oleh pemerintah pusat.

“Jadi, pada intinya kita tidak bicarakan soal letak ibu kota Papua Tengah saat ini. Itu kita serahkan kepada Pemerintah Pusat karena ada kriteria soal stabilitas keamanan, aspek akses serta apakah strategis atau tidak, dan kesiapan lokasi dan lainnya. Pada rapat itu jika ada kesepakatan bersama soal ibu kota, ya itu tergantung kesepakatan para Bupati Papua Tengah dengan melihat sejumlah kriteria dan sebagai masukan akan disampaikan kepada pemerintah pusat” kata Isaias. (humas.nabirekab.go.id()

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Berita lainnya

Salah satu aspek penting dalam pembangunan tanah Papua adalah informasi yang benar, jujur, dan obyektif, yang diperoleh melalui mekanisme yang benar dan diperoleh dari sumber yang kompeten dan kredibel serta jika dipublikasikan maka dipublikasikan melalui media jelas alamat redaksinya, ada boks redaksi di medianya, dan wartawannya jelas nama dan orangnya.” Yermias Degei, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Nabire.