Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Oktober 20, 2020 3:17 pm

Program Adaptasi Normal Baru di Papua Akan Dievaluasi

Ketua Harian Satgas Pencegahan dan Penangaan Covid-19 Papua, Welliam R. Manderi. Foto: papua.go.id

HUMAS.NABIREKAB.GO.ID – Pemerintah Provinsi Papua mengatakan, program adaptasi normal baru kemungkinan akan dievaluasi berkenaan dengan lanjut Pandemi Covid-19 yang terus naik dan mulai mengkhawatirkan, baik kasus baru maupun kasus kematian akibat Covid, meningkat pesat di Papua.

“Penerapan program adaptasi normal baru akan dievaluasi pada rapat bersama para pihak terkait di 29 September 2020 mendatang, mengingat jumlah penularan dan angka kematian meningkat pesat,” terang Ketua Harian Satgas Pencegahan dan Penangaan Covid-19 Papua, Welliam R. Manderi, Kamis (17/9/2020), di Jayapura dikutip papua.go.id.

Welliam bahkan menyebut ada kemungkinan untuk mengurangi transportasi udara dari dan ke luar Papua, apabila angka penularan masih terus terjadi. Hanya saja, keputusan tersebut masih harus dibahas bersama semua pihak terkait.

“Kalau pun ada rencana pengurangan keberangkatan maka harus ada pertimbangan dari sisi kesehatan tetapi juga ekonomi, karena masyarakat harus hidup,” kata dia.

Ia tambahkan, yang ditakutkan saat ini adalah penularan Covid fase kedua. Hal demikian sangat berpotensi terjadi, sebab tingkat kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan di Papua, masih sangat rendah.

Masyarakat bahkan masih menganggap situasi saat ini biasa-biasa saja. Sehingga masih saja dijumpai oknum  yang dalam beraktivitas, tak memakai masker bahkan tidak menjaga jarak di dalam kerumunan.

“Makanya pendisiplinan kepada masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan saat ini, sangatlah penting”.

“Disinilah, kita minta peran dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat maupun pihak terkait lainnya untuk ikut membantu pemerintah mensosialisasikan hidup sehat mengindari penularan Covid,” ujarnya. (humas.nabirekab.go.id/papua.go.id)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Berita lainnya

Salah satu aspek penting dalam pembangunan tanah Papua adalah informasi yang benar, jujur, dan obyektif, yang diperoleh melalui mekanisme yang benar dan diperoleh dari sumber yang kompeten dan kredibel serta jika dipublikasikan maka dipublikasikan melalui media jelas alamat redaksinya, ada boks redaksi di medianya, dan wartawannya jelas nama dan orangnya.” Yermias Degei, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Nabire.