Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Oktober 21, 2020 1:17 pm

Lulusan CPNS Formasi 2018 Tetap Diterbitkan NIP Meski Belum Miliki STR dan Serdik

Kepala BKD Provinsi Papua, Nicolaus Wenda. Foto: Ist

HUMAS.NABIREKAB.GO.ID – Pemerintah Provinsi Papua memastikan lulusan CPNS rekruitmen 2018, khusus guru dan tenaga kesehatan, tetap diterbitkan Nomor Induk Kepegawaian (NIP), kendati belum mengantongi Surat Tanda Registrasi (STR) maupun Sertifikat Pendidik (Serdik).

Situasi dan kondisi Provinsi Papua yang kekurangan tenaga kesehatan dan pendidik, menjadi faktor utama, meski semestinya STR dan Serdik, merupakan salah satu syarat untuk diangkat sebagai pegawai negeri sipil.

“Karena itu, kita sudah minta kepada Menpan RB dan BKN supaya bagi guru dan tenaga kesehatan yang belum miliki STR dan Serdik supaya tetap diterbitkan NIP-nya dulu. Surat Gubernur Papua sudah disampaikan, dan kita yakin mendapat respon mengingat kondisi Papua saat ini yang kekurangan tenaga pendidik dan kesehatan,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Papua Nicolaus Wenda di Jayapura, Senin (21/9/2020) seperti dirilis papua.go.id.

Sebelumnya, Nicolaus juga memastikan Pemprov Papua telah mengusulkan penerbitan NIP sebanyak 561 tenaga honorer K2 kepada Menpan RB.

Keputusan tersebut sebagaimana hasil pertemuan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Papua bersama Bupati, Sekda dan Kepala BKD kabupaten/kota di Bumi Cenderawasih, Selasa (15/9/2020, di Jayapura.

Pertemuan itu pula, menindaklanjuti arahan Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, usai bertemu Menpan RB, di Jakarta 4 September 2020 lalu.

“Sebanyak 561 honorer K2 tersebut, sebelumnya sudah dinyatakan lolos saat mendaftar dalam perekrutan CPNS Formasi Tahun 2013. Namun tak bisa memproses pengurusan NIP, akibat aplikasi yang menjadi tempat memproses data oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), tertutup”.

“Sehingga dalam pertemuan ini disepakati bersama bupati, sekda, kepala BKD se-Papua untuk kita segera usulkan kepada Menpan melalui Gubernur Papua,” terang Kepala BKD Papua Nicolaus Wenda, usai pertemuan.

Sementara untuk tenaga honorer K2 yang tak lolos pendaftaran CPNS Formasi 2013, tambah Nicolaus, disepakati agar BKD se-Papua melakukan pendataan kembali. (humas.nabirekab.go.id/papua.go.id)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Berita lainnya

Salah satu aspek penting dalam pembangunan tanah Papua adalah informasi yang benar, jujur, dan obyektif, yang diperoleh melalui mekanisme yang benar dan diperoleh dari sumber yang kompeten dan kredibel serta jika dipublikasikan maka dipublikasikan melalui media jelas alamat redaksinya, ada boks redaksi di medianya, dan wartawannya jelas nama dan orangnya.” Yermias Degei, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Nabire.