Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Oktober 29, 2020 4:04 pm

Terakhir Kali Jadi Inspektur Upacara 17 Agustus dalam Masa Kepimpinanya, Begini Kata Bupati dan Wakil Bupati Nabire

Bupati dan Wakil Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos, MAP dan Amirullah Hasyim, S.IP, MM. Foto: humas.nabirekab.go.id

HUMAS.NABIREKAB.GO.ID – Bupati dan Wakil Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos, MAP dan Amirullah Hasyim, S.IP, MM telah sukses memimpin upacara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia (RI) di kabupaten Nabire sebagai inspektur upacara pada saat kenaikan bendera maupun penurunan bendera, 17 Agustus, kemarin.

Perayaan HUT RI kali ini tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, Pandemik Covid-19 merajela hingga di kabupaten Nabire. Akibatnya, dalam perayaan HUT RI dibatasi peserta upacara. Namun, tata cara perayaan berlangsung sebagaimana biasanya.

Usai pimpin sebagai Inspektur upacara, Bupati Isaias Douw mengatakan dirinya bertindak sebagai inspekitur dalam perayaan HUT RI tahun 2020 merupakan yang terakhir kalinya dalam masa kepemimpinannya sebagai Bupati Nabire. Pasalnya, masa kepemimpinan akan berakhir pada 16  Februari 2021 mendatang setelah dua periode memimpin Nabire sejak tahun 2020 silam.

“Benar, ini saya dan saudara wakil bupati pimpin upacara 17 Agustus yang terakhir dalam masa kepimpinan kami,” kata Bupati Isaias usai perayaan HUT RI di kantor bupati Nabire, Senin (17/08) kemarin.

Bupati Isaias menjelaskan, dirinya telah memimpin selama 10 tahun. Ia menjabat sebagai bupati kabupaten Nabire, sejak 2 Mei 2010 – 16 Februari 2021 mendatang.

Kata Isaias, Nabire merupakan miniaturnya Indonesia. Karena, di Nabire ini didiami sebanyak 98 suku. Sehingga, sangat tidak salah jika Nabire disebut sebagai Indonesia kecil.

“Saya dan saudara wakil bupati ucapkan banyak terima kasih kepada TNI, Polri, PNS, Pihak Swasta, para pemuda, pemuka agama, tokoh adat, tokoh masayarakat, dan seluruh warga kabupaten Nabire dan wilayah Meepago yang sudah mendukung kami selama ini,” ucap Isaias.

Selama 10 tahun, lanjut Isaias, kabupaten Nabire ini betul-betul aman, damai dan telah sukses. Hal itu bisa terjadi karena semua elemen yang ada di Nabire sudah bekerja sama dalam menjaga  dan membangun Nabire dan telah sukseskan bersama.

“Kami juga ucapkan terima kasih kepada rekanrekan Forum Koordinasi Daerah  yang telah mendukung dan bersama dengan  kami selama masa kepemimpinan kamin dan telah bantu pemerintah daerah,” katanya lagi.

Bupati Isaias mengaku masih banyak program prioritas yang sudah selesai. Namun, diakuinya masih ada program prioritas yang belum selesai dan harus dilanjutkan.

“Maka itu, kepada bupati baru yang nanti terpilih bulan Desember mendatang, kami berdua pesan  agar program prioritas untuk tolong dilanjutkan. Ini semua demi kepentingan warga Nabire. Kami juga minta  supaya jaga daerah Nabire ini bisa berjalan dengan aman dan damai dan sukses seperti selama ini kami pimpin,” pesan Isaias.

Ia juga berpesan agar tidak boleh lagi ada perbedaan suku, ras, dan agama di Nabire. Semua yang ada di Nabire harus bergandengan tangan untuk bersama bangun Nabire.

“Tahun ini, sudah mau masuk tahun politik, saya pesan kepada seluruh warga Nabire agar menjaga kondisi keamanan Nabire. Jangan sampai orang dari luar masuk memprovokasi situasi ini untuk mengacaukan keadaan aman yang telah ada di Nabire. Mari kita sukseskan Pilkada di Nabire,” ajaknya.

Sementara itu, usai jadi inspektur upacara penurunan bendera, Wakil Bupati Nabire Amirullah Hasyim, S.IP, MM mengaku jadi inspektur upacara pada penurunan bendera tahun 2020 yang kelima dan yang terakhir kali.

“Benar, ini saya pimpin upacara pada 17 Agustus pada saat penurunan bendera yang kelima berarti ini yang terakhir,” kata Amirullah.

Wakil Bupati  Amirullah mengajak kepada generasi muda untuk terus melanjutkan cita-cita dan perjuangan dari para leluhur dan para pahlawan hal-hal yang baik pada tiap tempat kerja pada bidang masing-masing.

Sebagai pimpinan daerah, kata Amirullah, seluruh warga Nabire agar menjaga situasi dan keamanan secara bersama selama penyelenggaran Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada bulan Desember mendatang.

Untuk ke depan, ia juga berpesan kepada bupati dan wakil bupati harus jalan bersama dan jelas dalam pembagian tugas pada saat laksanakan upacara bendera. Agar sama-sama rasakan hikmahnya dari perayaan hari bangsa Indonesia. (humas.nabirekab.go.id/PK33)

 

BACA JUGA: Upacara HUT ke-75 RI Tingkat Kabupaten Nabire Digelar Sederhana, Khidmat, dan Sukses

BACA JUGA: Ini Amanat Bupati Nabire dalam Pidato HUT ke-75 RI yang Dibacakan di Tingkat Distrik

BACA JUGA: Foto: Upacara HUT ke-75 RI Tingkat Kabupaten Nabire

 

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Berita lainnya

Salah satu aspek penting dalam pembangunan tanah Papua adalah informasi yang benar, jujur, dan obyektif, yang diperoleh melalui mekanisme yang benar dan diperoleh dari sumber yang kompeten dan kredibel serta jika dipublikasikan maka dipublikasikan melalui media jelas alamat redaksinya, ada boks redaksi di medianya, dan wartawannya jelas nama dan orangnya.” Yermias Degei, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Nabire.