Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Oktober 21, 2020 4:12 pm

SMA Adhi Luhur Nabire Sudah Mulai Proses Belajar Offline

Kepala Sekolah Menengah Atas Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (SMA YPPK) Adhi Luhur, Nabire Papua Romo Aria Prambantara, SJ. Jubi

HUMAS.NABIREKAB.GO.ID –  Kepala Sekolah Menengah Atas Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (SMA YPPK) Adhi Luhur, Nabire, Papua, Romo Aria Prambantara, SJ mengatakan, prores pembelajaran di sekolah itu sudah dilaksanakan sejak tanggal 3 Agustus 2020.

Sebelumnya, Pemerintah di wilayah adat Meepago yang meliputi kabupaten Paniai, Deiyai, Dogiyai, Intan Jaya dan Nabire menutup total akses transportasi darat pada Senin 11 Mei 2020, untuk mencegah penularan virus Korona.

Penutupan total akses transportasi angkutan orang dan barang itu berlaku antar kabupaten dalam wilayah Meepago, maupun antar kabupaten lain di luar wilayah itu.

Aria Prambantara, mengatakan, dampak dari penutupan akses transportasi tersebut membuat semua aktivitas terhenti. Tak terkecuali proses belajar mengajar.

“(Sekarang) Siswa-siswi sudah belajar seperti biasanya. Tetapi kami tetap menerapkan protokol kesehatan,” katanya seperti dilangsir Jubi.go.id melalui sambungan selulernya, Selasa (11/8/2020).

pada proses belajar mengajar kali ini, pihaknya mengatur tempat duduk hanya untuk 18 anak dalam satu kelas. Pada waktu biasanya, satu kelas diisi 23 anak.

“Kalau untuk ruangan kelas mengajar mencukupi untuk siswa siswi yang mengenyam pendidikan di SMA YPPK Adhi Luhur Nabire Papaua,” katanya.

Begitu juga jadwal pembelajaran, hari Senin dan Kamis untuk kelas X, hari Selasa dan Jumat kelas XI, hari rabu dan sabtu untuk kelas XII.

“Jadi tiap kelas dipecah menjadi grup A dan grup B. Misalnya kelas XI IIS 1 dipecah menjadi XI IIS 1 A, XI IIS 1 B, jadwalnya disesuaikan dengan jam pembelajaran,”katanya.

Seorang siswa kelas XII Imo Gobay mengatakan, selama pandemi dirinya belajar dirumah dan belajar daring.“Sebelumnya saya belajar di rumah, untuk mencegah penyebaran virus Korona,” katanya. (humas.nabirekab.go.id/jubi.go.id)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Berita lainnya

Salah satu aspek penting dalam pembangunan tanah Papua adalah informasi yang benar, jujur, dan obyektif, yang diperoleh melalui mekanisme yang benar dan diperoleh dari sumber yang kompeten dan kredibel serta jika dipublikasikan maka dipublikasikan melalui media jelas alamat redaksinya, ada boks redaksi di medianya, dan wartawannya jelas nama dan orangnya.” Yermias Degei, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Nabire.