Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Juni 13, 2021 1:32 pm

Per 23 Agustus, Total Kesembuhan Covid-19 di Indonesia 107.500, dari 153.535 Kasus, Bagaimana Papua dan Nabire?

Jumlah terpapar Covid-19 di Indonesia. Foto: https://covid19.go.id/

HUMAS.NABIREKAB.GO.ID – Dirilis situs resmi Gugus Tugas Nasional Covid-19 (covid19.go.id), per 23 Agustus 2020, total kesembuhan Covid-19 di Indonesia telah mencapai angka 107.500 dan meninggal sebanyak 6.680 orang dari total kasus terkonfirmasi positif sebanyak 153.535 Kasus.

Dijekaskan di situs itu, jumlah kesembuhan harian masih terbilang cukup baik. Jumlah kesembuhan per hari ini masih melampaui penambahan kasus positif baru.

Per 23 Agustus 2020, jumlah kesembuhan mencapai 2.302 kasus, sementara kasus positif baru sebanyak 2.037 kasus. Jumlah kasus aktif di Indonesia sampai hari ini sejumlah 39.355 kasus.

Jumlah kesembuhan harian tertinggi berada di DKI Jakarta dengan 690 kasus dan totalnya mencapai 23.567 kasus. Setelah DKI Jakarta, Jawa Barat mencatatkan kesembuhan harian sebanyak 517 kasus dengan total kumulatifnya mencapai 5.668 kasus.

Jawa Timur menjadi terbanyak ketiga dengan 331 kasus dan total menjadi 23.632 kasus.

Secara nasional total kesembuhan kini mencapai 107.500 kasus. Untuk suspek hari ini ada 75.552 dan spesimen ada 22.152.

Dari sisi penambahan kasus positif baru, per hari ini jumlah kumulatif menjadi 153.535 kasus. Penambahan terbanyak hari ini di DKI Jakarta dengan 615 kasus. Total kumulatif menjadi 33.470 kasus.

Diikuti dengan Jawa Timur dengan jumlah 279 kasus. Total kumulatif menjadi 30.315 kasus. Ketiga terbanyak berada di Jawa Tengah dengan 188 kasus dan kumulatifnya menjadi 12.476 kasus.

Sementara untuk kasus kematian bertambah sebanyak 86 kasus dan total mencapai 6.680 kasus. Persentase kematian masih di angka 4,4%. Penambahan tertinggi hari ini berada di Jawa Timur dengan 19 kasus dan totalnya mencapai 2.172 kasus.

Penambahan terbanyak kedua dari DKI Jakarta dengan 17 kasus dan totalnya mencapai 1.097 kasus. Terbanyak ketiga dari Jawa Tengah dengan 12 kasus dan totalnya mencapai 846 kasus.

Untuk sebaran wilayah masih terjadi di 34 provinsi dan 485 kabupaten/kota.

Bagaimana Papua?

Berdasarkan data pada, Senin (17/8/2020), Jumlah kasus positif dikonfirmasi berdasarkan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) untuk enam provinsi,  provinsi Papua menduduki urutan teratas dibandingkan provinsi Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, dan Papua Barat.

Namun, kasus kematian akibat Covid-19 tertinggi untuk enam provinsi tersebut adalah Sulawesi Utara, yaitu 147 kasus kematian.

Perkembangan Covid-19 di Indonesia per Provinsi. Foto: https://covid19.go.id/

Berikut ini, jumlah kasus Covid-19 untuk enam provinsi: Sulawesi Tengah Positif: 227,  Sembuh: 197,  Meninggal: 7; Sulawesi Utara Positif: 3288, Sembuh: 2035, Meninggal: 147;  Maluku Positif: 1521, Sembuh: 946, Meninggal: 29;    Maluku Utara Positif: 1744,  Sembuh: 1035,  Meninggal: 59;  Papua Positif: 3432,  Sembuh: 2021,  Meninggal: 36;  Papua Barat Positif: 607,  Sembuh: 451, dan Meninggal: 7.

BACA SELENGKAPNYA: Covid-19 Per 17 Agustus 2020: Papua Tertinggi dari Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, dan Papua Barat

Lalu, Bagaimana dengan Nabire?

Per  22 Agustus 2020, kasus terkonfirasi postif  Covid-19 di Kabupaten Nabire secara kumulatif  telah menembus angka 72 kasus.

Dari 72 kasus ini, 30 kasus telah dinyatakan sembuh secara medis dan telah dipulangkan, sementara 42 orang masih dirawat. Kemudian, kasus meninggal di Kabupaten Nabire hingga berita ini ditulis belum ada.

Infografis persebaran Covid-19 Kabupaten Nabire. Foto: Gugus Tigas Nabire

Kepada humas.nabirekab.go.id, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, dr. Frans Sayori mengatakan, “Mereka yang dirawat kondisinya ringan bahkan tanpa gejala. Covid-19 belum berakhir, masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan,” kata dr. Sayori. (humas.nabirekab.go.id/covid19.go.id)

BACA JUGA: Menuju New Normal, Sekda Nabire Perintahkan ASN Wajib Masker

 

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Berita lainnya

Salah satu aspek penting dalam pembangunan tanah Papua adalah informasi yang benar, jujur, dan obyektif, yang diperoleh melalui mekanisme yang benar dan diperoleh dari sumber yang kompeten dan kredibel serta jika dipublikasikan maka dipublikasikan melalui media jelas alamat redaksinya, ada boks redaksi di medianya, dan wartawannya jelas nama dan orangnya.” Yermias Degei, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Nabire.