Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Oktober 21, 2020 2:06 pm

Per 2 Agustus 2020, 39 Kasus Covid-19 di Nabire

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, dr. Frans Sayori. Foto: humas.nabirekab.go.id

HUMAS.NABIREKAB.GO.ID – Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, dr. Frans Sayori mengatakan, per 2 Agustus 2020, secara kumulatif 39 kasus Covid-19 di Kabupaten Nabire.

“Sebanyak 39 ini adalah data kumulatif atau jumlah keseluruhan yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Nabire. Dari jumlah ini, sebanyak 23 kasus telah dinyatakan sembuh secara medis dan telah dikembalikan kepada keluarga dan masyarakat. Saat ini, sebanyak 16 pasien sedang dirawat dan kondisi mereka baik,” kata dr. Sayori kepada humas.nabirekab.go.id, Minggu, (2/8/) di Nabire.

Dijelaskan dokter Sayori, “16 pasien ini masing-masing 4 pasien dari Paniai dan 4 pasien dari Nabire dirawat di RSUD Nabire. Sedangkan 8 orang adalah dari Deiyai dan mereka diisolasi di Diklat Nabire. Semua pasien ini dalam kondisi baik. “

“Jumlah ODP kita per 2 Agustus 2020 sebanyak 21 orang dan PDP 0 kasus. Hingga saat ini, puji Tuhan belum ada kasus meninggal,” kata dr. Sayori yang juga Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire ini.

Kepada para pasien yang masih dirawat, Sayori meminta, “Patuh pada protokol kesehatan, ikuti apa yang disampaikan tenaga medis, jaga stamina dan jangan lupa berdoa agar cepat sembuh dan kembali kepada keluarga. Kepada keluarga dan seluruh masyarakat saya minta agar kita berikan dukungan kepada dan doakan mereka agar mereka segera sembuh dan rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Nabire kita putuskan segera.”

Dokter Sayori juga meminta kepada seluruh masyarakat Nabire dan Meepago satukan hati, saling mendukung dan berdoa dan ikuti himbauan dan edaran pemerintah. “Jangan mudah diterpancing atau terprovokasi dengan informasi tidak benar yang disebarkan di Facebook dan WhatsApp. Ini masalah kemanusiaan, mari kita mendukung seluruh gugus tugas yang bekerja siang dan malam.” (humas.nabirekab.go.id)

 

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Berita lainnya

Salah satu aspek penting dalam pembangunan tanah Papua adalah informasi yang benar, jujur, dan obyektif, yang diperoleh melalui mekanisme yang benar dan diperoleh dari sumber yang kompeten dan kredibel serta jika dipublikasikan maka dipublikasikan melalui media jelas alamat redaksinya, ada boks redaksi di medianya, dan wartawannya jelas nama dan orangnya.” Yermias Degei, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Nabire.