Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Oktober 28, 2020 6:40 am

Per 14 Agustus 2020, 65 Kasus Covid-19 di Nabire

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, dr. Frans Sayori saat memberikan keterangan tentang penanganan Covid-19 di Kabupaten Nabire. Foto: humas.nabirekab.go.id

HUMAS.NABIREKAB.GO.ID – Per 14 Agustus 2020, kasus terkonfirasi postif  Covid-19 di Kabupaten Nabire secara kumulatif  telah menembus angka 65 kasus. Dari jumlah ini, 29 kasus telah dinyatakan sembuh secara medis dan telah dipulangkan, sementara 36 orang masih dirawat. Kasus meninggal hingga saat ini belum ada.

Kepada humas.nabirekab.go.id, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, dr. Frans Sayori mengatakan, “Mereka yang dirawat masing-masing 31 dirawat di Diklat, 5 di ruang isolasi RSUD. Kondisi pasien di Diklat ringan bahkan tanpa gejala,” kata dr. Sayori.

Sebanyak 36 pasien yang masih dirawat tersebut terdiri dari masing-masing 22 orang  dari Paniai, 12 dari Deiyai, dan 3 orang dari Nabire.

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan seluruh Gugus Tugas Covid-19 saat pemulangan pasien belum lama di RSUD Nabire. Foto: humas.nabirekab.go.id

Infografis Persebaran Covid-19 Kabupaten Nabire yang dirilis Gugus Tugas Covid-19 menunjukkan dari total kasus hampir seluruhnya berasal dari distrik Nabire, yakni berjumlah 60 kasus (24 kasus berasal dari Paniai dan 14 lainnya beradal dari Deiyai), Distrik Wanggar 2 kasus, Teluk Kimi 2 kasus, dan Distrik Makimi 1 kasus.

Kepada para pasien yang masih dirawat, Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos., MAP meminta, “Patuh pada protokol kesehatan, ikuti apa yang disampaikan tenaga medis, jaga stamina dan jangan lupa berdoa agar cepat sembuh dan kembali kepada keluarga. Kepada keluarga dan seluruh masyarakat saya minta agar kita berikan dukungan kepada dan doakan mereka agar mereka segera sembuh dan rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Nabire kita putuskan segera.”

Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos., MAP. Foto: humas.nabirekab.go.id

Bupati Isaias juga meminta kepada seluruh masyarakat Nabire dan Meepago satukan hati, saling mendukung dan berdoa dan ikuti himbauan dan edaran pemerintah daerah.

“Jangan mudah diterpancing atau terprovokasi dengan informasi tidak benar yang disebarkan di Facebook dan WhatsApp. Ini masalah kemanusiaan, mari kita mendukung seluruh gugus tugas yang bekerja siang dan malam untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Nabire dan wilayah Meepago.” pesan Bupati Isaias yang juga ketua Asosiasi Bupati Meepago. (humas.nabirekab.go.id)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Berita lainnya

Salah satu aspek penting dalam pembangunan tanah Papua adalah informasi yang benar, jujur, dan obyektif, yang diperoleh melalui mekanisme yang benar dan diperoleh dari sumber yang kompeten dan kredibel serta jika dipublikasikan maka dipublikasikan melalui media jelas alamat redaksinya, ada boks redaksi di medianya, dan wartawannya jelas nama dan orangnya.” Yermias Degei, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Nabire.