Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Oktober 20, 2020 2:27 pm

Menuju Nabire New Normal, Ketahui Adaptasi Kebiasaan Baru

Grafik harian Covid-19 di Provinsi Papua. Foto: https://covid19.papua.go.id/

Ingat, semakin banyak yang menjaga jarak, memakai masker dengan benar, dan sering mencuci tangan dengan sabun, semakin cepat pandemi ini akan berlalu.

 HUMAS.NABIREKAB.GO.ID – Pemerintah Kabupaten telah menetapkan bulan Agustus 2020 sebagai bulan persiapan menuju  New Normal AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) mulai 1 September 2020 mendatang.

Berkenaan dengan hal ini, Sekretaris Daerah Kabupaten  Nabire, Daniel Maipon, S.STP telah mengintruksikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire menjadi contoh bagi masyarakat dengan mulai membiasakan wajib masker setiap hari, baik di lingkungan kerja dan di luar lingkungan mulai hari Selasa, 25 Agustus 2020.

BACA BERITANYA: Menuju New Normal, Sekda Nabire Perintahkan ASN Wajib Masker

Oleh karena itu, kita perlu memahami apa artinya kebiasaan baru itu?

Pertama-tama, Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) merupakan proses bertahap yang tergantung pada situasi di daerah masing-masing. Menurut para ahli, situasi dapat berubah dengan cepat bila lebih banyak orang terkena COVID-19.

Yang perlu kita pahami adalah AKB bukan berarti kembali ke kehidupan normal dan melakukan segala aktivitas sama seperti sebelum pandemi.

Lalu, apa yang bisa Anda lakukan?

Utamanya, tetap di rumah dan hanya keluar bila memang benar-benar perlu. Ini penting, terutama bagi orang yang berisiko tinggi, termasuk orang lanjut usia dan yang memiliki riwayat penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, dan paru.

Siapa pun yang merasa sakit harus tetap di rumah dan mencari pengobatan bila gejala memburuk.

Mungkin Anda merasa aman dan ingin kembali ke kebiasaan lama saat melihat banyak orang di pusat perbelanjaan atau restoran. Tapi itu hanya rasa aman palsu. Kita tetap harus berhati-hati.

Berikut ini adalah AKB yang dirilis situs resmi Gugus Tugas Nasional Covid-19, covid19.go.id, yang perlu kita terapkan di Nabire pada 1 September 2020:

  1. Selalu gunakan masker saat keluar rumah. Kenapa? Karena kita mungkin membawa virus tapi tidak memiliki gejala atau hanya gejala ringan, sehingga bisa menularkan ke orang lain. Tapi masker harus dipakai dengan benar! Pastikan masker menutupi hidung, mulut, dan dagu dan hanya dipakai satu kali! Masker kain dipakai ulang setelah dicuci dengan deterjen. tetapi masker medis harus dibuang begitu sampai di rumah.
  2. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut. Saat menyentuh benda-benda yang sering disentuh orang lain seperti pegangan pintu, uang, meja makan, tangan Anda bisa terpapar virus. Mata, hidung, dan mulut merupakan pintu masuk virus.
  3. Selalu ambil jarak lebih dari 1 meter dari orang-orang saat berada di luar rumah. Kadang kita merasa tidak nyaman saat ada yang berdiri terlalu dekat, semisal saat mengantri. Jangan ragu, minta dengan sopan agar mereka menjaga jarak dengan mengatakan “Maaf, tolong jaga jarak, ya”.
  4. Sering cuci tangan dengan sabun. Kita sudah sering mendengar hal ini. Tapi pastikan kita melakukannya dengan tepat, selama minimal 20 detik dan selalu lakukan saat tiba di rumah atau di tempat tujuan. Saat di luar rumah, cairan pencuci tangan yang mengandung alkohol merupakan pilihan bila sabun dan air mengalir tidak tersedia.
  5. Selalu ikuti perkembangan informasi dan hanya ikuti sumber terpercaya seperti situs ini. Setiap kali ada krisis, ada saja orang-orang yang suka menyebarkan informasi palsu dan hoaks yang membingungkan masyarakat dan membuat situasi menjadi lebih buruk. (humas.nabirekab.go.id/covid.go.id)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Berita lainnya

Salah satu aspek penting dalam pembangunan tanah Papua adalah informasi yang benar, jujur, dan obyektif, yang diperoleh melalui mekanisme yang benar dan diperoleh dari sumber yang kompeten dan kredibel serta jika dipublikasikan maka dipublikasikan melalui media jelas alamat redaksinya, ada boks redaksi di medianya, dan wartawannya jelas nama dan orangnya.” Yermias Degei, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Nabire.