Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Oktober 30, 2020 10:59 pm

Kasus Pertama di Nabire, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

Pemakaman pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia atas nama H. Suwarno Majid (66) di Pekuburan Umum Kalibobo Nabire, 29 Agustus 2020. Foto: Ist

HUMAS.NABIREKAB.GO.ID – Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, Provinsi  Papua mengumumkan kasus pertama meninggal dunia pasien Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire, Sabtu, (29/8/20).

Kepada humas.nabirekab.go,id, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, dr. Frans Sayori mengatakan, “Ini kasus pertama di Kabupaten Nabire pasien Covid-19 meninggal dunia.”

Pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia atas nama H. Suwarno Majid (66). Beliau dirawat sejak bulan Maret 2020 di ruang isolasi RSUD Nabire. Selama ini beliau telah ditangani oleh tim medis bersama pasien lainnya tetapi tidak tertolong dan meninggal dunia tadi pagi, Pukul 09.06 WIT,” kata dr. Frans Sayori.

Dijelaskan Sayori, “Hingga saat ini, secara kumulatif pasien Covid-19 di Kabupaten Nabire sebanyak 75 kasus. Dari jumlah ini, 36 orang telah sembuh secara medis dan telah dikembalikan kepada keluarga. Sementara, 38 lainnya masih diisolasi dan menjalani perawatan.”

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, dr. Frans Sayori. Foto: humas.nabirekab.go.id

“Jadi, rincian dari 38 yang masih dirawat adalah pasien dari Nabire ada 11, dari Paniai ada 19 dan dari Deiyai ada 8 pasien,” kata Sayori.

Sayori lebih lanjut menjelaskan,  dari 38 pasien ini  10 pasien positif masih menjalani perawatan dan lainnya diisolasi dalam kondisi baik.  “Dari 10 itu lima di antaranya tenaga medis.”

Almarhum telah dimakamkan sore tadi dengan protokol kesehatan Covid-19 di pekuburan Kalibobo. 

Bupati Isaias: Kami Menyampaikan Duka Cita Mendalam

Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos., MAP mengatakan, “Pemerintah Kabupaten Nabire, seluruh gugus tugas menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Pak H. Suwarno Majid. Seluruh tenaga medis telah menangani beliau dengan baik sejak beliau dirawat dengan fasilitas yang kita punya tetapi tidak tertolong.”

“Beliau adalah seorang tokoh yang selama ini ikut memajukan Kabupaten Nabire dengan berperan dalam membangun dan terlibat penuh dalam organisasi sosial kemasyarakatan, keagamaan dan  dalam membangun iklim demokrasi yang sehat,” kata Bupati Isaias.

“Kami doakan agar amal bakti baliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga yang ditinggalkannya diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata Bupati Isaias.

Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos., MAP di ruang kerjanya belum lama ini. Foto: Humas.nabirekab.go.id

Covid-19 Belum Berakhir, Patuhi Protokol Kesehatan

Bupati Isaias juga meminta kepada para pasien yang masih dirawat agar mematuhi semua anjuran dari para dokter dan tim medis agar segera sembuh dan kembali kepada keluarga.

“Patuh pada protokol kesehatan, ikuti apa yang disampaikan tenaga medis, jaga stamina dan jangan lupa berdoa agar cepat sembuh dan kembali kepada keluarga. Kepada keluarga pasien dan seluruh masyarakat saya minta agar kita berikan dukungan  dan doakan mereka agar mereka segera sembuh dan rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Nabire kita putuskan segera.”

Bupati Isaias juga meminta kepada seluruh masyarakat Nabire dan Meepago satukan hati, saling mendukung dan berdoa dan ikuti himbauan dan edaran pemerintah daerah. Patuhi protokol Covid-19 karena kita tidak tahu kapan Covid ini akan berakhir.

“Ini kita sudah mulai masuk kehidupan normal baru. Itu artinya semua aktivitas berjalan seperti biasa tetapi harus ikuti protokol Covid-19. Jangan main-main dengan ini, jangan lawan-lawan,” pinta Bupati Isaias.

“Jangan mudah diterpancing atau terprovokasi dengan informasi tidak benar yang disebarkan di Facebook dan WhatsApp. Ini masalah kemanusiaan, mari kita mendukung seluruh gugus tugas yang bekerja siang dan malam untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Nabire dan wilayah Meepago.” pesan Bupati Isaias yang juga ketua Asosiasi Bupati Meepago ini. (humas.nabirekab.go.id)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Berita lainnya

Salah satu aspek penting dalam pembangunan tanah Papua adalah informasi yang benar, jujur, dan obyektif, yang diperoleh melalui mekanisme yang benar dan diperoleh dari sumber yang kompeten dan kredibel serta jika dipublikasikan maka dipublikasikan melalui media jelas alamat redaksinya, ada boks redaksi di medianya, dan wartawannya jelas nama dan orangnya.” Yermias Degei, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Nabire.