Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Oktober 20, 2020 2:41 pm

Ini Edaran Bupati Nabire Tentang Protokol Kesehatan bagi ASN di Kab. Nabire

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan seluruh Gugus Tugas Covid-19 saat pemulangan pasien belum lama ini di RSUD Nabire. Foto: humas.nabirekab.go.id

HUMAS.NABIREKAB.GO.ID – Bupati Kabupaten Nabire, Isaias Douw, S.Sos., MAP mengeluarkan Surat Edaran Nomor:443.1/2194/SET Tentang Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 bagi Aparatur Sipil Negara dalam Pelaksanaan Tugas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire. Edaran tersebut dikeluarkan pada tanggal 19 Agustus 2020.

Berikut edarannya:

Surat Edaran Bupati Nabire

Berkenaan dengan hal ini, Sekretaris Daerah Kabupaten  Nabire, Daniel Maipon, S.STP mengatakan, mulai hari Selasa, 25 Agustus 2020, semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire wajib mengenakan masker di lingkungan kerja dan saat bepergian di luar kantor.

“Bulan Agustus ini adalah bulan persiapan New Normal yang akan kita terapkan pada 1 September mendatang di Kabupaten Nabire. Karena itu, saya perintahkan kepada seluruh ASN dan honorer di Kabupaten Nabire untuk mulai biasakan wajib masker terhitung besok, Selasa, 25 Agustus 2020 baik di kantor maupun di luar kantor serta wajib menyediakan tempat cuci tangan di depan kantor masing-masing,” kata Sekda Maipon kepada humas.nabirekab.go.id, di ruang kerjanya, Senin, (24/08).

“Ini kita mulai dari ASN, kita juga wajibkan semua kantor pemerintah, tempat yang memungkinkan kontak dengan orang lain misalnya bank, tempat-tempat usaha dan di mana saja saat melakukan pelayanan wajib pakai masker dan jika pelanggan tidak mengenakan masker tidak dilayani. Ini tidak nyaman tetapi wajib dilaksanakan untuk keselamatan kita semua,” kata Sekda Nabire. (humas.nabirekab.go.id)

BACA BERITA SELENGKAPNYA: Menuju New Normal, Sekda Nabire Perintahkan ASN Wajib Masker

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Berita lainnya

Salah satu aspek penting dalam pembangunan tanah Papua adalah informasi yang benar, jujur, dan obyektif, yang diperoleh melalui mekanisme yang benar dan diperoleh dari sumber yang kompeten dan kredibel serta jika dipublikasikan maka dipublikasikan melalui media jelas alamat redaksinya, ada boks redaksi di medianya, dan wartawannya jelas nama dan orangnya.” Yermias Degei, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Nabire.