Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Oktober 20, 2020 2:54 pm

Kejelasan Status Pasar Sore, Ini Kata Pemkab Nabire

lapak pedagang ikan di Pasar Sore Kalibobo, Nabire, Jumat (10/1/2020) - Jubi/Titus Ruban.

HUMAS.NABIREKAB.GO.ID – Pemerintah Kabupaten Nabire berencana akan memperjelas status pasar sore di Kawasan Tapioca, Keluharan Nabarua. Pasar yang beraktifitas di atas pukul 14.00 hingga 19.00 itu, statusnya penggelolaannya belum jelas apakah oleh pemerintah atau pihak swasta.

“Ya, kita akan memperjelas statusnya,” ujar Sekretaris Daerah Nabire, Daniel Maipon, kepada Jubi, Kamis (9/7/2020).

Daniel menyebutan, hal pertama yang akan dilakukan mengundang seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat langsung pengelola pasar saat ini. “(Pertemuan itu) Untuk membahas dan nantinya menetapkan pengelolanya,” kata Maipon menambahkan.

Jika nanti dalam keputusan pengelolaannya menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah, maka keseluruhannya Pemkab yang akan mengatur. Namun bila tidak, Pemab Nabire akan menunjuk pengelola yang lain sesuai kondisi pasar. Hal ini guna status pengelolaannya jelas dan langsung dalam kelanjutan dari operasional pasar sehingga tak lagi tumpang tindih.

“Jadi tidak lagi kita bertanya siapa yang kelola dan tangani ini. Maka, dengan status yang jelas nanti akan ada uraian tugas dan tanggung jawab yang jelas pula bagi pengelola,” Maipon menjelaskan.

Tercatat kondisi pasar sore sejak berdiri hingga saat kini masih belum jelas status pengelolaannya sedangk dipantau Bapenda bersama OPD bidang ekonomi.

Santoso, warga Kelurahan Siriwini berharap Pemkab Nabire mengelola dan mengatur pasar tersebut. Pasalnya dengan kondisi pasar yang kurang layak dan terkadang tergenang air yang akibatnya mengakibatkan pembeli tidak nyaman berada di dalam pasar.

“Selain itu, bangunannya tidak memadahi dan tidak tertata. Ditambah dengan parkiran yang sempit, penarikan biaya parkiran yang tidak jelas,” kata Santoso. (jubi.go.id)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Berita lainnya

Salah satu aspek penting dalam pembangunan tanah Papua adalah informasi yang benar, jujur, dan obyektif, yang diperoleh melalui mekanisme yang benar dan diperoleh dari sumber yang kompeten dan kredibel serta jika dipublikasikan maka dipublikasikan melalui media jelas alamat redaksinya, ada boks redaksi di medianya, dan wartawannya jelas nama dan orangnya.” Yermias Degei, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Nabire.