Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Oktober 21, 2020 2:33 pm

Bupati Meepago Fasilitasi Transportasi bagi 1.055 Pelajar/Mahasiswa

Bupati Meepago saat melakukan diskusi terkait dengan penanggulangan Covid-19 di wilayah Meepago belum ini. Foto: humas.nabirekab.go.id

HUMAS.NABIREKAB.GO.ID – Para Bupati Meepago memfasilitasi penerbangan udara dan laut bagi 1.055 pelajar SMA/SMK/MA yang telah lulus sekolah dan mahasiswa lanjutan untuk melanjutkan studi di luar wilayah Meepago.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Nabire, Yermias Degei menjelaskan, Asosiasi Bupati Meepago (Bupati Nabire, Bupati Dogiyai, Bupati Deiyai, Bupati Paniai, dan Bupati Intan Jaya) pada tanggal 16 Juli 2020 telah menyepakati menutup kembali akses transportasi udara yang sempat dibuka dua kali perminggu setelah sebelumnya ditutup total akibat Pandemi Covid-19.

Dikatakan Degei, berkenaan dengan kesepakatan ini, para bupati Meepago menyepakati memfasilitasi transportasi udara dan laut dari Nabire ke Jayapura bagi para pelajar SMA/SMK/MA yang telah lulus sekolah dan mahasiswa lanjutan untuk melanjutkan pendidikan di luar wilayah Meepago.

Baca juga: Kesepakatan Bupati Meepago Fasilitasi Pelajar/Mahasiswa Diapresiasi

“Untuk pelaksanaannya, para Bupati Meepago memberikan tugas kepada Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire untuk mendata para pelajar SMA/SMK/MA yang telah lulus sekolah dan mahasiswa lanjutan untuk diberangkatkan. Jadi, pendataan telah dilakukan selama lima hari mulai dari tanggal 17, 18, 19, 21, dan 22 Juli 2020 di halaman kantor Bupati Nabire,” kata Kabag Humas dan Protokol Setda Nabire, Yermias Degei, di kantor Bupati Nabire, Rabu, (22/7).

“Pelajar SMA/SMK/MA dan mahasiswa lanjutan dari Meepago yang terdata selama lima hari sebanyak 1.055. Jumlah itu kemungkinan akan bertambah. Para pelajar SMA/SMK/MA yang diutamakan menggunakan pesawat adalah mereka yang batas pendaftaran/tes tertulis atau wawancaranya harus segera dilakukan. Mereka akan menggunakan pesawat Trigana ATR berkapasitas 70 penumpang sebayak 6 kali penerbangan,” kata Yermias Degei.

“Penerbangan pertama dan kedua Nabire-Jayapura dijadwalkan pada tanggal 23 Juli 2020. Penerbangan ketiga, keempat dan kelima pada hari-hari berikutnya untuk ke Jayapura. Kemudian, pelajar/mahasiswa yang ke Manokwari disediakan satu penerbangan karena jumlahnya cukup satu kali penerbangan,” kata Degei.

Sementara itu, kata dia, “Bagi mahasiswa lanjutan difasilitasi kapal laut. Dinas perhubungan Kabupaten Nabire telah berkoordinasi untuk menyediakan kapal. Kami akan umumkan segera  jadwal keberangkatan kepada pelajar/mahasiswa. Nanti para mahasiswa cek jadwalnya di kantor Bupati Nabire”

“Semua bertujuan ke Jayapura dan bagi pelajar/mahasiswa yang keluar Papua dari Jayapura menjadi tanggung jawab pelajar/mahasiswa bersangkutan,” kata Degei.

Dijelaskan Yermias, “Berkenaan dengan keterlambatan pendaftaran, tes tertulis dan wawancara bagi sejumlah pelajar yang telah mendaftar di sekolah kedinasan dan sejumlah perguruan tinggi, para Bupati Meepago telah memberikan surat dispensasi kepada pimpinan perguruan tinggi dengan tembusan Menteri Pendidikan Nasional dan Gubernur Papua.

“Jadi, surat dispensasi ini dibawa langsung oleh pelajar/mahasiswa bersangkutan untuk disampaikan langsung kepada panitia penerimaan mahasiswa baru/pimpinan perguruan tinggi agar diberikan kesempatan untuk mendaftar, tes tertulis atau wawancara bagi mahasiswa Meepago yang terlambat. Tembusan kepada Menteri Pendidikan Nasional dan Gubernur telah dikirimkan elektronik secara resmi oleh Dinas Infokom Kabupaten Nabre,” kata Degei. (humas.nabirekab.go.id)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Berita lainnya

Salah satu aspek penting dalam pembangunan tanah Papua adalah informasi yang benar, jujur, dan obyektif, yang diperoleh melalui mekanisme yang benar dan diperoleh dari sumber yang kompeten dan kredibel serta jika dipublikasikan maka dipublikasikan melalui media jelas alamat redaksinya, ada boks redaksi di medianya, dan wartawannya jelas nama dan orangnya.” Yermias Degei, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Nabire.