Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
Oktober 30, 2020 11:36 pm

Siaran Pers

Tanggal :

Nomor Surat :

Diterbitkan oleh :

014/GTC-NBX/2020

Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos., MAP didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Nabire, seluruh Gugus Tugas Covid-19, dan seluruh tenaga medis mengembalikan 1 pasien Covid-19 dan 1 PDP yang telah dinyatakan sembuh kepada keluarga dan masyarakat.

Bupati Nabire Kembalikan 1 Pasien Covid-19 dan 1 Pasien PDP yang Telah Dinyatakan Sembuh kepada Keluarga

HUMAS.NABIREKAB.GO.ID – Jumat, 15 Mai 2020, bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire, Bupati Kabupaten Nabire, Isaias Douw, S.Sos., MAP didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Nabire, seluruh Gugus Tugas Covid-19, dan seluruh tenaga medis mengembalikan 1 pasien Covid-19 dan 1 PDP yang telah dinyatakan sembuh kepada keluarga dan masyarakat.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, dr. Frans Sayori menjelaskan, “Pada tanggal 9 April 2020, Tuan Hawadi dinyatakan reaktif. Kemudian, sampel swab test dikirimkan ke Jayapura dan pada tanggal 12 April 2020 Tuan Hawadi dinyatakan postif Covid-19. Hampir 1 bulan lebih beliau diisolasi dan menjalani perawatan oleh tim medis dipimpin dokter Mawar (spesialis paru) di RSUD Nabire dengan kondisi ringan. Setelah 14 hari, diambil lagi swab untuk diperiksa di Jayapura dan tanggal 22 April 2020 hasilnya dinyatakan negatif. Kemudian, ia menjalani isolasi 14 hari berikutnya dan dilakukan swab test kedua pada 13 Mei 2020, hasilnya dinyatakan negatif. Jadi, dua kali diperiksa hasilnya negatif. Oleh karena itu, hari ini, 15 Mei 2020, kita nyakan Tuan Hawadi telah sembuh dari Covid-19 dan dikembalikan ke keluarga.”

Direktur RSUD Nabire, dr. Andreas Pekey menjelaskan, “Selain Tuan Hawadi, pada hari ini juga kami kembalikan kepada keluarga satu pasien PDP perempuan, Ibu Aplince Gobay warga Dogiyai rujukan dari RSUD Paniai. Ibu Aplince telah diperiksa dua kali oleh Litbangkes Provinsi Papua, pemeriksaan pertama dan pemeriksaan kedua dinyatakan negatif. Karena itu, kami kembalikan ke keluarga.”

Dokter yang menangani pasien Covid-19, dokter Mawar mengatakan, “Berdasarkan pengalaman kami merawat 3 pasien Covid-19 dan satu PDP, keluhan atau gejala pasien Covid-19 ini fariannya banyak, bukan hanya batuk, flu, dan deman. Para pasien yang kami rawat keluhannya berbeda-beda, ada yang nafsu makan menurun dan pada pencernaan, dan keluhan lainnya. Jadi, lebih banyak kami berikan terapi berupa vitamin c, vitamin e tetapi untuk sakit atau keluhan lainnya kami berikan obat sesuai dengan keluhannya. Kami juga berikan asupan makanan yang bergizi dan kami monitor terus berkembangan mereka dan semakin hari semakin membaik. Puji Tuhan, saat ini, kondisi pasien yang masih dirawat kondisinya ringan dan sedang. Semoga mereka segera sembuh. Kami sampaikan bahwa Covid-19 bisa sembuh, yang penting asupan gizi dan menjalani semua himbauan.”

“Saya menyampaikan terima kasih kepada para perawat dan analis yang setiap saat merawat dan memenuhi kebutuhan para pasien. Berjam-jam mengenakan APD itu tidak mudah, bahkan beberapa dari mereka ditolak oleh keluarga dan kompleks mereka. Saya menyampaikan terima kasih untuk mereka,” kata dokter Mawar dengan berlinang air mata.

Doker Mawar juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Nabire dan seluruh tim, serta seluruh masyarakat atas dukungannya dalam perawatan para pasien sehingga satu orang yang postif Covid-19 dan satu orang PDP dinyakan sembuh dan bisa pulang ke keluarga.

“Kami mohon, masyarakat Nabire terima mereka, kita berikan dukungan. Mereka ini sudah sembuh dan tetap akan ikuti himbauan kami, jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan. Kita harus bersatu, saling mendukung dan percaya bahwa Covid-19 bisa kita brantas. Dokter dan rumah sakit adalah banteng terakhir, benteng pertama pribadi kita masing-masing. Mari kita ikuti himbauan pemerintah, jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dan tetap di rumah,” harap Dokter Mawar.

Lebih lanjut dijelaskan Dokter Mawar, saat ini pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD adalah 6 orang yang terdiri dari 3 dewasa pria, 1 dewasa wanita, dan 2 pasien anak.

Bupati Kabupaten Nabire, Isaias Douw, S.Sos., MAP dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada seluruh tim medis dan gugus tugas yang bekerja keras menangani para pasien dan melakukan segala upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Nabire.

“Puji Tuhan, Tuhan sudah dengar doa-doa kita dan melihat pelayanan yang tulus dari tim medis di rumah sakit. Sekarang, 1 pasien positif Covid-19 dan 1 PDP sudah sembuh dan bisa kembali ke keluarga. Saya ucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan kepada seluruh tim medis yang sudah melayani dengan hati. Tuhan akan membalas semua pelayanan tim medis,” kata Bupati Isaias.

Bupati Isaias berpesan, “Mari, seluruh masyarakat Nabire dan Meepago satukan hati, saling mendukung dan memohon kepada Tuhan lewat doa agar mereka yang sakit ini sembuh cepat dan Nabire bebas dari Covid-19. Ikuti himbauan dan edaran pemerintah, jangan mudah diterpancing atau terprovokasi dengan informasi tidak benar yang disebarkan di Facebook dan WhatsApp. Ini masalah kemanusiaan, mari kita mendukung seluruh gugus tugas yang bekerja siang dan malam.”

Diketahui, Dokter Andreas Pekey menambahkan, RSUD Nabire sebagai rumah sakit rujukan wilayah Meepago, saat ini, pihaknya telah mempersiapkan lima ruang isolasi yang mampu menampung 19 pasien. Kemudian, sejumlah alat kesehatan dan Alat Pengaman Diri (APD) sebagian telah ada dan digunakan saat ini dan dalam waktu dekat ini akan tiba sejumlah Alkes dan APD dengan berat 3 ton lebih di Nabire menggunakan pesawat milik TNI angkatan darat. **

 

Nabire, 15 Mei 2020

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Nabire

Ttd

Yermias Degei

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email